Breaking News

Wifi

Internet

Linux

Writing

Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Agustus 2010

SQL Dump dan SQL BackUp [Hacking Method]

"The internet ghost" mostly called for cracker, script kiddie, etc whose used internet for destructive purposes. They often searching SQL "hole" as gate for accessing administrator privilege. Most famous method, they used sql injection for looking "unusual" information on table query. We will not discuss about sql injection right now. The SQL Dump or SQL BackUp files are the main topic about.
SQL Dump is a program to backup a Microsoft SQL Server database as a text file [http://sqldump.sourceforge.net/]. SQL Dump usually used for backup the statements for tables, indexes, user-defined types, views, procedures, etc and also the table data from website contents. Administrators are the only privilege that can dumping from SQL program. Administrator backup the database regularly for restoring/maintenance the web data from damage or Cracker attitude.
Backuping the sql data are generate the statements for tables, indexes, user-defined types, views, procedures, password admin and also the table data on one file with various extension but "sql" are commonly used and placed in certain places. Placing dumped file are mostly careless attitude for admin. Admin puts dump file on they web server it self without any protections. So, that file can accessed directly from web address. How to find out that file URL from web host? It is not impossible anymore searching dumped file on certain web server. Internet has a lot of web crawl programs that can download freely. Or, we can used google tricks as called "Google Dork" to find out dumped file on many website at once.
Nikto are web scanner program that used by writer. Nikto are an open source and for Linux used only [recommended for maximum result]. But, we can use nikto on Windows platform by Perl program installed. Using Nikto for "crawling" sql dump on web server/host are easy to do. For example, Nikto used for testing certain local host, as bellow:

---------------------------------------------------------------------------
+ Target IP: xx.xx.xx.xx
+ Target Hostname: www.xxxx.xxx.xx.id
+ Target Port: 80
+ Start Time: 2009-11-14 9:09:09
---------------------------------------------------------------------------
+ Server: Apache
+ OSVDB-0: robots.txt contains 14 entries which should be manually viewed.
+ OSVDB-637: Enumeration of users is possible by requesting ~username (responds with 'Forbidden' for users, 'not found' for non-existent users).
+ OSVDB-0: DEBUG HTTP verb may show server debugging information
+ OSVDB-0: Non-standard header keep-alive returned by server, with contents: timeout=10, max=10
+ OSVDB-0: Non-standard header p3p returned by server, with contents: CP="NOI ADM DEV PSAi COM NAV OUR OTRo STP IND DEM"
+ OSVDB-0: Non-standard header set-cookie returned by server, with contents: ja_purity_tpl=ja_purity; expires=Wed, 03-Nov-2010 02:13:18 GMT; path=/
+ OSVDB-0: Non-standard header x-powered-by returned by server, with contents: PHP/5.2.9
+ OSVDB-0: /backup/xxxxxx.sql [EDITED]+ OSVDB-0: /cgi-sys/formmail.pl: Many versions of FormMail have remote vulnerabilities, including file access, information disclosure and email abuse. FormMail access should be restricted as much as possible or a more secure solution found.
+ OSVDB-0: /cgi-sys/guestbook.cgi: May allow attackers to execute commands as the web daemon.
+ OSVDB-0: /autologon.html?10514: Remotely Anywhere 5.10.415 is vulnerable to XSS attacks that can lead to cookie theft or privilege escalation. This is typically found on port 2000.
+ OSVDB-0: /servlet/webacc?User.html=noexist: Netware web access may reveal full path of the web server. Apply vendor patch or upgrade.
+ OSVDB-0: /index.php?module=My_eGallery: My_eGallery prior to 3.1.1.g are vulnerable to a remote execution bug via SQL command injection.


Result above appears once after "nikto.pl -h www.xxxx.xxxx.xx.id" typed in nikto directory. We found dump file in Bold mark "xxxxx.sql" and that file placed in backup directory. We can directly open that dump file and see a lot of information specially admin user/password.
SQL dump file are contains precious information of web server and administrator as admin of web server should ware to "take care" on it.
I hope this writing helpful for anyone and please for Nikto use wisely.
Read more ...

Selasa, 21 Oktober 2008

Sayembara Pembuatan Themes untuk Linux.or.id dan Planet Linux Indonesia

copas dari www.linux.or.id penyambung lidah aja ...
===========

Untuk lebih meningkatkan kualitas website utama Komunitas Pengguna Linux di Indonesia, berikut ini diumumkan adanya sayembara pembuatan themes / template untuk Linux.or.id dan Planet Linux Indonesia

Syarat & Ketentuan

  1. Sayembara terbagi kedalam 2 pilihan, yaitu pembuatan themes untuk Website Linux.or.id berbasis drupal (versi terbaru) dan themes website Planet Linux Indonesia berbasis Wordpress (versi terbaru)
  2. Themes untuk website linux.or.id dibuat dalam format magazine style, antara lain memberikan pilihan untuk headline news, featured news dan standard news. Themes diperbolehkan dalam bentuk 2 atau 3 kolom. Pilihan warna dan style bebas dengan mencerminkan visi linux.or.id sebagai website utama pengguna Linux di Indonesia. Themes juga hendaknya mendukung format css khusus untuk penulisan kode dan blockquote. Themes boleh berupa modifikasi dari themes yang sudah ada atau porting dari themes lain dengan mempertimbangkan aturan lisensi.
  3. Contoh format themes yang dimaksud bisa merujuk pada kualitas themes dagdigdug.com dan asiablogging.com
  4. Themes untuk Planet Linux Indonesia dibuat dalam format simple dengan menyertakan header yang mencerminkan komunitas-komunitas Linux di seluruh Indonesia. Themes juga harus dapat membuat format khusus untuk markup code dan blockquote.
  5. Sayembara berlangsung selama 1 bulan mulai tanggal 20 Agustus hingga 20 September 2008.
  6. Pemilihan themes terbaik dilakukan secara terbuka melalui voting pada website http://linux.or.id. Voting akan dimulai per 5 September 2008
  7. Pengiriman themes dan screenshot dapat ditujukan kepada alamat email dunia.linux at gmail.com dengan subyek email : "Sayembara Themes"

Benefit

  1. Pemenang akan mendapat hadiah masing-masing sebesar Rp. 500.000,- dan free domain (.com/net/.id) & hosting sebesar 1 GB selama 1 tahun
  2. Hadiah hiburan berupa 4 t-shirt kerah dengan desain yang bisa dipilih sendiri dan free domain + hosting 500 MB selama 1 tahun
  3. Peningkatan portfolio pribadi dan linkback (linux.or.id memiliki PR 5 sedangkan Planet memiliki PR 4). Pemenang diperbolehkan menempatkan link pada bagian footer themes.

Info lebih lanjut

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi alamat email dunia.linux at gmail.com

Catatan :

Panitia terbuka pada pihak-pihak yang ingin menjadi donatur dan ingin meningkatkan jumlah hadiah bagi pemenang. Daftar donatur akan diupdate secara periodik.

Panitia berterima kasih pada bapak St Sabri dari Komunitas Ubuntu Indonesia, Bapak Vavai dan Iwan Togubu dari Komunitas openSUSE Indonesia atas kesediaannya menjadi donatur hadiah.

Read more ...

Selasa, 08 Januari 2008

Fungsi Direktori di Linux

Saya akan coba menganalogikan fungsi dari directori yang ada di Linux dengan Windows 9x meskipun tidak dapat dikatakan sama persis.
/ : disebut juga root directori, seperti Windows/DOS kita mengenalnya dengan istilah main directory atau directori utama, C:, yang kemudian di dalamnya terdapat sub-sub directori.
/bin : berisi dengan aplikasi-aplikasi dasar Linux yang dapat diakses oleh semua user, di Windows kita mengenalnya dengan directori C:WindowsCommand
/usr : directori yang memuat aplikasi, dokumentasi, konfigurasi aplikasi, library, source aplikasi Linux.
/usr/bin: berisi dengan aplikasi-aplikasi Linux yang dapat diakses oleh semua user, di Windows kita mengenalnya dengan directory C:Program Files
/etc : berisi dengan file-file konfigurasi sistem, di Windows dapat dianggap sebuah directory yang berisi file-file dengan extension .INI atau .CFG.
/opt : hampir sama fungsinya dengan /usr/bin
/sbin : berisi aplikasi-aplikasi dasar yang hanya dapat diakses oleh root atau superuser.
/usr/sbin: berisi aplikasi-aplikasi untuk administrasi sistem lebih jauh lagi, dan hanya bisa diakses oleh root atau superuser.
/boot : berisi file-file yang berhubungan dengan kernel, kalau di Windows kita akan melihat file-file tersebut sebagai MSDOS.SYS, IO.SYS dan COMMAND.COM
/dev : berisi file-file yang mewakili hardware-hardware, misal Paralel Port (LPT) yang biasanya untuk Printer /dev/lpt, soundcard /dev/dsp, harddisk IDE Primary Master /hda, dan lain-lain
/lib : berisi file-file library, kalau di Windows kita akan melihat sebuah directory yang berisi file-file dengan extension .DLL
/usr/doc: berisi file-file dokumentasi Linux dan aplikasinya.
Read more ...

RsDesktop pada PCLinuxOS

PERHATIAN:

1. Jangan pernah mencoba ini jika anda tidak tau apa yang anda lakukan.

2. Jangan pula mencoba ini jika anda tidak tau apa itu Linux dan anda tidak tau serta tidak mengerti perintah perintah nix variant.

3. siapkan rokok + kopi secukup nya jika anda perokok berat , karena proses ini akan memakan waktu.

4. Tulisan ini di dedikasikan untuk kemajuan Linux di indonesia.

5. Dipersilahkan mengcopy atau memeperbanyak tulisan ini tanpa seijin saya demi kemajuan Linux di Indonesia.

Jika anda mempunyai satu komputer windows XP Profesional (SP2) dalam satu jaringan bersama dengan komputer PCLinuxOS, maka tiap komputer PCLinuxOS dalam jaringan tersebut akan dapat menggunakan windows XP beserta semua aplikasi di dalamnya (misalkan: Ms Office, Internet Explorer, Game Online dan lain-lain) tanpa menginstal apapun pada komputer PCLinuxOS. Menarik bukan?

Contoh:

Dalam satu internet café, terdapat 10 komputer PCLinuxOS dan 1 Komputer XP Pro (SP2), maka semua komputer PCLinuxOS akan dapat menggunakan Windows XP Pro tersebut pada waktu bersamaan dan dapat menggunakan semua aplikasi-aplikasi yang terinstall dalam Windows XP tersebut.

Pada mode full screen, desktop pada layar PCLinuxOS akan berganti menjadi desktop windows XP, sehingga pemakainya akan serasa menggunakan windows XP.

Proses komputasi tetap dilakukan pada komputer windows XP, sedangkan komputer PCLinuxOS hanya akan berfungsi sebagai desktop interface (tampilan), oleh karena itu banyaknya user yang sanggup dilayani oleh komputer windows XP tentunya akan sangat tergantung pada kapasitas memory dan kekuatan processor pada komputer windows XP.

Untuk melakukan ini, ada 2 tahap yang harus dilakukan, (1) yaitu persiapan seting pada sisi komputer windows XP dan (2) Perintah pada komputer PCLinuxOS.

Misal, untuk jaringan yang terdapat 1 unit komputer XP dan 2 unit Komputer PCLinuxOS, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah sbb:

Set IP komputer windows XP menjadi 192.168.0.3 / subnet 255.255.255.0
Set IP pada komputer PCLinuxOS:
PCLinuxOS
1 IP 192.168.0.1 / subnet 255.255.255.0
PCLinuxOS2 IP 192.168.0.2 / subnet 2
55.255.255.0

Catatan: Penomeran IP ini bebas terserah anda.

Cek apakah kedua komputer PCLinuxOS telah dapat berkomunikasi dengan komputer XP dengan cara

Pada komputer PCLinuxOS1 klik Menu – System Tools – Terminal kemudian ketik:

ping 192.168.0.3 (enter)

Jika ada replay berarti komputer PCLinuxOS tersebut sudah mampu berkomunikasi dengan komputer windows XP. Pada komputer PCLinuxOS2 lakukan hal yang sama.

1. Persiapan Pada Komputer Windows XP Pro (SP2)

- Download patch di:

http://blogpmenier.dynalias.net/docext/xp/Termiserv_XPSP2_i386_1.0.exe
atau

http://sala.pri.ee/terminal-server-patch/
atau

Termiserv_XPSP2_i386_1.0.zip

- Install patch tersebut dalam safe mode, caranya adalah sbb: Nyalakan komputer windows XP, sewaktu akan booting tekan tombol F8 secara terus menerus, kemudian pilihlah Safe Mode. lalu install patch tersebut. Patch ini berguna untuk membolehkan beberapa user login dalam satu komputer XP secara bersamaan.

- Buatlah beberapa user sebanyak komputer Pinux yang ada dalam jaringan dengan type limited user. Maksud dari limited user ini adalah masing-masing user mempunyai setting/profil dan folder document sendiri-sendiri tidak bercampur sehingga tidak akan saling mengganggu.

Start – Control Panel – User Account

Lalu buatlah 2 user sbb:

login: user01
Password: pass0
1

dan

login: user02
Password: pass02

Catatan: Nama login ini bebas terserah anda.

- Jalankan Fast User Switching: Control Panel – User Account – Change the way users log on or off pilih: Fast User Switching.

- Klik kanan pada icon My Computer di desktop pilih Properties kemudian pilih tab Remote
Centanglah ‘Allow users to connect remotely to this computer’ seperti tampak pada gambar berikut:

Kemudian klik ‘Select Remote Users’ dan isikan userid user-user yang telah anda buat sebelumnya:

Pada contoh diatas ada 50 user PCLinuxOS pada satu windows xp pro (menggunakan userid xp01 s/d xp50).

Sampai dengan di sini komputer XP-pro anda sudah siap digunakan untuk login secara simultan beberapa user sekaligus.

2. Perintah Pada Komputer PCLinuxOS
Jika seting pada komputer windows XP telah sia
p, maka yang perlu dilakukan pada komputer PCLinuxOS adalah sbb:
- Klik Menu - System Tools - Terminal
- Misal jika akan login ke komputer windows XP yang pada contoh ber-IP 192.168.0.3 dengan menggunakan user pada windows XP dengan login ‘user01′ dan password ‘pass01′ maka ketik sbb:

rdesktop -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

Untuk secara fullscreen:

rdesktop -f -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

Jika anda mengalami kesulitan dalam mengetikan perintah tersedia tools yang relatif lebih mudah untuk digunakan, yaitu klik: Menu - System Tools - Desktop Connection, kemudikan isikan IP komputer windows XP (pada contoh diatas 192.168.0.3) lalu klik tombol Execute.

Membuat Shortcut untuk Login ke XP

Anda dapat menambahkan suatu shortcut di desktop PCLinuxOS anda sehingga user PCLinuxOS tinggal mengklik shortcut jika akan login ke windows. Caranya adalah sbb:

Klik kanan pada desktop PCLinuxOS – pilih New Launcher isikan sbb:

Name: Windows XP
Generik Name: Windows XP
Comment: Login to windows XP
Command: rdesktop -f -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &
Type: Application

Icon: Pilih icon sesuai selera anda
Run in terminal tidak perlu di centang
Lalu tekan tombol OK

Jika kesulitan anda bisa mendownload shortcut dibawah ini:

menuxp.tar.gz

Keistimewan shortcut ini adalah: Sound pada XP bisa terdengar di
PCLinuxOS.
Shortcut ini untuk memudahkan login ke XP. Jadi tidak perlu
untuk mengetik perintah panjang seperti di
atas setiap kali akan login.
Shortcut ini mempunyai icon tampak seperti pada gambar di bawah.

Cara install shortcut:

- Login sebagai root
- Copykan file menuxp.tar.gz ke /root
- Buka terminal: Start - System Tools - Terminal
- Ketik:

tar -zxvf menuxp.tar.gz
cd menuxp
chmod a+x install
./install

- Setelah proses install selesai, isikan data IP komputer XP, username/password
yang telah dicreate di XP pada file /usr/bin/windoz dengan mengetik:

pico -w /usr/bin/windoz

untuk menyimpan file tekan CTRL-X lalu jawab Y lalu ENTER.

Membuat PCLinuxOS Otomatis Login pada windows XP

Selain dengan shortcut, anda juga dapat membuat komputer PCLinuxOS secara otomatis login ke komputer windows XP dengan cara:

- Pada komputer Pinux, klik Menu - Preferences - More Preferences – Sessions

- Klik tab ‘Startup Programs‘

- Klik tombol ‘add button’. Ketik perintah, contoh:

rdesktop -f -a 16 -u user01 -p pass01 192.168.0.3 &

- OK - Close.

Jangan lupa untuk melakukan penguncian ulang dengan perintah pinuxuserlock jika konfigurasi user yg anda modifikasi tersebut sebelum dalam keadaan terkunci (locked) sehingga seting ini akan tersimpan secara permanen oleh Pinux.

Berikut ini tampilan PClinuxOS kami, yg telah ditambahkan icon untuk login ke XP pro secara cepat:

Read more ...

Senin, 29 Oktober 2007

Ubuntu 7.10 Resmi Dirilis

Cuman sebagai penyambung info aja....
============

Setelah selama lebih kurang 6 bulan berlalu sejak rilis Ubuntu 7.04 (Feisty Fawn) diluncurkan dan sekarang saatnya kita beralih ke rilis terbaru Ubuntu 7.10 (Gutsy Gibbon) yang diluncurkan pada tanggal 18 Oktober 2007. Ubuntu 7.10 merupakan rilis ke tujuh sejak kali pertama proyek Ubuntu berdiri. Dan tentu saja banyak perubahan yang terjadi dari rilis sebelumnya.

Read >>
Read more ...

Kamis, 25 Oktober 2007

Dual Booting Windows dan Ubuntu

Intro

Pada blog sebelumnya (PANDUAN MENGINSTALL UBUNTU) kita telah belajar menginstall Ubuntu pada system tunggal dimana hanya terdapat sebuah system, namun di artikel kali ini (karena permintaan teman-teman) saya akan memandu anda untuk meninstall Ubuntu di system yang sudah ada windows XP. Sebelum beranjak tolong perhatikan perlengkapanya antara lain:

system Windows XP

Partition Magic

CD Ubuntu Fiesty

CDROM

Mata yang jeli, hati yang tenang (thanx buat Allah yang telah menciptakan)

kopi dan cemilan atau rokok bagi perokok

dan hal-hal lainya yang tidak bertentangan dengan UUD 45

Oke, setelah semua terpenuhi, lanjut bro……


The Show Must Go On

Pertama tama anda harus menginstall Partition Magic atau software sejenis guna memudahkan pemartisian kita. Jika sudah buka program tersebut, kalo di kompiku tampilanya kaya gini:

clip_image002_0000.jpg

Ingat bila anda belum mempunyai partisi kosong (gambar hitam) maka segera buat… kalo udah maka buat partisi-partisi Linux dengan cara klik kanan area hitam, hingga muncul seperti gambar dibawah dan pilih crate

clip_image003_0000.jpg

Atur konfigurasi dari partisi tersebut, di asumsikan saya akan membuat beberapa partisi di linux dintaranya:

/ (root)

/boot

/home

/var

/tmp

Swap area

Maka buatlah seperti gambar di bawah ini

clip_image004_0000.jpg

Gambar diatas untuk partisi /boot

clip_image005_0000.jpg
Gambar diatas untuk swap area

clip_image006_0000.jpg

Gambar diatas untuk / (root)

clip_image007_0000.jpg

Gambar diatas untuk /var

clip_image008_0000.jpg

Gambar diatas untuk /tmp

clip_image009_0000.jpg

Gambar diatas untuk /home, perlu di ingat bahwasanya anda untuk partisinya tidak harus sama seperti di atas dalam artian di Linx kita boleh memberdakan titik mount di setiap partisi yang berbeda, namun sebenarnya Linux hanya membutuhkan partisi swap dan root karena direktory (titik mount) /home, /var, /boot, /tmp secara default akan dijadikan satu dengan root. Dan karena saya suka untuk membedakan titik mount di setiap partisi yang berbeda maka konfigurasinya seperti di atas, hal ini saya lakukan karena saya melihatnya dari faktor maintenancenya biar lebih aman untuk memisahkan dokumen (/home) dan file dari yang berubah-ubah (/var) agar kalau system rusak maka tidak akan memberi efek ke partisi yang lain… tapi terserah anda itulah enaknya Linux

Jika sudah maka illustasi dari partisi hardisk akan nampak sebagai berikut

clip_image011_0000.jpg

Kemudian klik aplly di pojok kiri bawah, atau gambarnya seperti di bawah ini

clip_image012_0000.jpg

Apabila sudah apply sudah di klik maka akan muncul jendela peringatan sebagaimana gambar di bawah ini:

clip_image013_0000.jpg

Gambar diatas menunjukkan bahwa ada 12 oprasi yang akan di lakukan, apabila anda sudah mantap dengan konfigurasi partisi yang telah kita konfogurasi tadi maka klik yes untuk melakukan penulisan partisi ke harddisk, kemudian akan muncul akan gambar di bawah ini dan jangan di ganggu.

clip_image014_0000.jpg

Tunggu ya… sabar ya… minum dulu kopinya

clip_image015_0000.jpg

Kalau jendela progress menunjukkan gambar diatas maka proses penulisan sudah selesai dan siap untuk di install ubuntu. Keluarlah dari windows xp dan restart komputer anda

The Freedom is come

Selamat, anda telah membuat harddisk anda layak pakai

Sebelum meng-install Ubuntu pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya dulu, dalam menginstall Ubuntu Boot Device Priority harus di arahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2

clip_image017_0000.jpg

Kemudian simpan konfigurasinya

clip_image019_0000.jpg

Kemudian reboot ulang, dan kalau anda berhasil megkonfigurasikan BIOS dengan benar maka sysem akan membooting via CDROM sehingga tampilan awal dari Ubuntu adalah sebagai berikut

clip_image021_0000.jpg

Tampilan yang ramah ini berbeda dengan tampilan Ubuntu sebelumnya dimana ada tambahan pada edisi kali ini yaitu Install with driver Update CD. Perlu diketahui anda dapat memilih bahasa inggris pada tampilan ini ke Bahasa Indonesia. Namun kalau saya biarkan saja, menurut s’to dalam buku Fedora Core nya alasan s’to memilih Bahasa Inggris karena “teknologi datang dengan bahasa inggris”. Oke ini adalah tampilan desktop Ubuntu Fiesty yang baru…..!!!!

clip_image023_0000.jpg

Untuk menginstall klik install hingga tampilan desktop seperti di bawah ini

clip_image025_0000.jpg

Pilih bahasa yang anda gunakan, kalo saya bahasa inggris sajalah….. and then clik forward

clip_image027_0000.jpg

Oke pilih zona waktu kita, kita gunakan Jakarta saja

clip_image029_0000.jpg

Pilih keyboard anda, keyboard yang ada di Indonesia kebanyakan adalan US English

clip_image031_0000.jpg

Lha ini yang paling sulit…… sabar ya… tunggu ya…

clip_image033_00001.jpg

Pada tampilan kali ini kita di pilih untuk menentukan mount pointnya dan pilihan-pilihan yang lain, hati-hati banyak yang keliru dalam hal ini yang menyebabkan data system windows rusak. Kita lihat bahwasanya partisi windows di /dev/hda1 telah termount di /media/hda1 jangan beri tanda check format!!! Oke pilih /dev/hda5 dan pilih edit

clip_image034_0000.jpg

Ada tiga baris yaitu New partition (sebaiknya jangan dirubah), Use as, Mount point. Untuk partisi ini saya memberikanya ke /boot. Dan lakukan untuk partisi yang lainya sama seperti langkah diatas hingga tampilanya aka muncul sebagai berikut

clip_image036_0000.jpg

Oke klik fordward

clip_image038_0000.jpg

Inilah kelebihan Ubuntu Fiesty, kita dapat mengimpor dokumen, settingan pada user kita di Windows. Pilih settingan yang akan di expor dan isikan usernya serta klik next

clip_image040_0000.jpg

Isikan lagi username secara detail dan passwordnya dan nama host komputer anda dan klik fordward

clip_image042_0000.jpg

Inilah hasil konfigurasi kita tadi, bila anda sudah yakin 100% klik install (Konfigurasi kali ini kita tidak mengganggu windows xp kita tadim jadi jangan kawatir data kita safe)

clip_image044_0000.jpg

Bila muncul tampilan desktop kaya gini maka instalasi telah usai dan untuk mencicipi hasil racikan kita kita diminta Restart System kita……

Dan kalo udah maka anda akan log-in dengan user yang telah kita buat tadi, SELAMAT DATANG DI DUNIA OPEN SOURCE, mari kita sharing Ilmu!!!!!!

By: Mahyuddin Susanto


=======================

Menurut pengalaman gwe gak selalu semulus itu :)) ..... but try ajah...

sengaja copy paste, soalnya udah ada yh jadi ngapa buat lagi :)) ... meski sering install juga ;)

=======================

Read more ...

Rabu, 24 Oktober 2007

Linux back | track

BackTrack adalah hasil dari merger dua distribusi Linux LiveCD terkemuka yang menyediakan perkakas untuk melacak penetrasi dari Innovative Penetration Testing live Linux distributions: WHAX dan Auditor Security Linux.Menggabungkan fitur-fitur terbaik dari kedua distros tersebut sementara memperhatikan detil, pengembangnya mengklaim sebagai 'the best version of either distributions to ever come out'.
BackTrack adalah turunan SLAX yang sudah terkenal kecepatannya. Dan bagi para peneliti wardriving BackTrack adalah distro kesayangan, karena didalamnya sudah "dibundel" berbagai tool pilihan untuk mendukung "tracking" wifi.
BackTrack sendiri sudah tersedia berbagai macam driver perangkat wifi. Biasanya backtrack dipadukan dengan laptop karena untuk keperluan wardriving.

Preview Distro back|track









Read more ...

Senin, 22 Oktober 2007

Linux Ubuntu Muslim Edition

Seiring dengan perkembangan jaman...dunia open source juga mulai menapilkan inovasi-inovasinya. Di dunia Operating System [OS], Linux yang sering digembor-gemborkan sebagai pesaing windows kini merelease Operating System berbasis GNU khusus untuk pemeluk agama Islam. Selebihnya dapat dibaca dan diliat pada UbuntuME

Screenshots






Read more ...

Windows Vista VS Linux Ubuntu

Read more ...
Designed By Published.. Blogger Templates